Syuriyah PBNU Minta Gus Yahya Mundur, Gus Hilmi: Dukung, untuk NU Lebih Baik

Nasional. LantaiAtas – Salah satu kesimpulan Rapat Harian Syuriyah PBNU, meminta Yahya Cholil Staquf mundur dari jabatan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

“Berdasarkan musyawarah antara Rais Aam dan dua Wakil Ketua Rais Aam memutuskan KH Yahya Cholil Staquf mundur sebagai Ketua Umum PBNU,” demikian risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU yang ditandatangani oleh Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Jumat, 21 November 2025.

Menanggapi hal itu, salah satu warga NU yang juga penceramah kondang tanah air, Ustaz Hilmi Firdausi atau Gus Hilmi turut menyampaikan pandangannya.

Dia mengaku mendukung salah satu poin kesimpulan Rapat Harian Syuriyah PBNU tersebut.

“Sebagai warga Nahdiyin kultural, saya mendukung hal ini; untuk NU yang lebih baik, bermartabat, bermanfaat dan dicintai umat,” tulis Gus Hilmi, dikutip dari akun media sosialnya, Sabtu (22/11/2025).

Sebelumnya diberitakan, Kakak kandung eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Quomas itu diberikan waktu tiga hari melepas jabatannya.

Adapun jika dalam tiga hari tidak mengundurkan diri, Rapat Harian Syuriyah PBNU memutuskan memberhentikan KH. Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

Rapat tersebut diketahui berlangsung di Hotel Aston City, Jakarta, Kamis, 20 November 2025.[] fajar-fm

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *