Muslim Discourse Forum: Menguak Sisi Politik Ibadah Haji

LantaiAtasnews.com – Makassar – Bersama seratus ribu kaum muslimin diseluruh penjuru wilayah kaum muslimin. Rasulullah melaksanakan Haji Wada’ yang dimana momentum itu menjadi peristiwa terbesar dalam sejarah hidup Rasulullah SAW. Dalam khutbah arafah, Rasulullah meletakkan pondasi bermasyarakat dan bernegara.

“Bahwa umat Islam wajib hidup berlandaskan tauhid dan berkeadilan, menghilangkan diskriminatif tanpa ada perbedaan antara arab dan non arab, bahkan beliau menegaskan keharaman riba hingga menyerukan persatuan” jelas ustadz Dirwan Abdul Jalil, dalam kegiatan Muslim Discourse Forum (MDF), Ahad (24/5/2026) di Hotel Primer Makassar.

Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan tokoh ummat ini, bertema Menguak sisi Politisi Ibadah Haji. Dilanjutkan penjelasan materi ustadz Haeruddin yang mengatakan dari pesan khutbah arafah yang disampaikan Rasulullah tersebut tersirat makna bahwa menjaga darah kehormatan dan harta kaum muslimim itu sangat urgen.

“Maka memastika darah kaum muslimin terjaga tidak tumpah sia-sia, maka harus ada institusi yang menjaga. dalam sejarah para sahabat, Umat Islam membait Abu Bakar As-Shidiq menjadi Khalifah,” ungkapnya.

Sebagai pemateri ketiga, Ustadz Sabran Mujahidin menerangkan kekuatan persatuan ummat yang dikhawatirkan oleh musuh musuh Islam. Ia menjelaskan barat, melakukan langkah-langkah sistemik untuk memecah belah umat islam dengan nation state, puncaknya saat terlibatnya turki usmani dalam dunia pertama dan runtuhnya institusi negara khilafah usmaniyah 1924.

“Sesungguhnya kaum muslimin itu bersaudara walau mereka bersuku-suku berbangsa bangsa, tapi Allah SWT menjelaskan yang paling mulia bukan karena kesukuannya bukan karena bangsanya tapi karena ketakwaannya, inilah potensi umat islam yang tidak bisa dikalahkan oleh negara barat,” urainya.[] fatih mujahid.

Share it :

2 Responses

  1. Diskusi adalah bagian dari langkah konkret menuju persatuan umat melalui proses penyadaran bahwa rusaknya negeri negeri kaum muslimin karena juah dari Syari’at Allah SWT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *