Ekonomi. LantaiAtas – Ekonomi kapitalisme melahirkan ketimpangan ekonomi yang ekstrem antara si kaya dan miskin. serta distribusi kekayaan semakin memburuk, baik lingkup lokal dan regional. Hal ini dipaparkan Profesor Firman Menne dalam Muslim Discourse Forum di Lt 2 Hotel Premier Makassar (28/2).
Menurutnya, kapitalisme menghasilkan kemiskinan yang membuat kondisi kemampuan individu untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar yakni sandang, pangan dan papan semakin lemah. Sedangkan menurut laporan Oxfam 2024, 1 persen orang terkaya dunia memiliki gabungan 95 persen dunia dan lebih dari sepertiga perusahaan terbesar dunia dikendalikan oligarki.
“5 orang terkaya dunia menggandakan kekayaan sejak 2020 sementara 5 miliar orang justru menjadi lebih miskin dam periode yang sama;” paparnya dalam kegiatan yang bertema Terbitnya ekonomi Islam sebagai solusi krisis ekonomi global.
“Elon musk, memiliki harta 12 ribu triliun empat kali pendapatan RI di APBN 2025. dengan ekonomi kapitalisme membuat korporate power dan konsentrasi modal menguat. dan melahirkan ketimpangan luar biasa,” tambahnya.
Konsentrasi kekayaan ekstrem menghambat kemampuan negara menghadapi krisis iklim, kemiskinan dan ketidaksetaraan. Dimana juga, bawaan dari ekonomi kapitalisme lain adalah esploitasi kekayaan alam.
“Bencana alam yang terjadi di sumatera merupakan bukti nyata esploitasi dari keserakahan manusia dan sistem yang ada,” jelasnya.
Kembali pada sistem ekonomi Islam
Kesalahan kita kita tidak mengadopsi sumber hukum dari Allah swt. direalisasikan dengan menerapkan sistem ekonomi kapitalistik. Padahal dalam Islam telah mengatur ekonomi dengan mengatur kepemilikan baik individu, umum dan negara.
“diatur yang mana yang boleh dimiliki individu, mana dimiliki umum dan mana dimiliki negara, kalau sekarang kacau balau,” tegasnya.
Digundulu hutan dan diganti dengan tanaman lain yang akhirnya merusak ekologi, padahal ini kepemilikan umum dan dikelola oleh negara dengan tetap menjaga likungan, ini kerakusan sistem yang ada. “bisa jadi anak cucu kita akan menikmati lagi kekayaan alam bangsa kita,” jelasnya.[] fatih mujahid














3 Responses
Kapan lagi ada acara begini?
Ada link youtube nya ini?
Kereen